Akhlak, Karakter dan Etika

assalamu’alaikum, hai….

woo, sepertinya saya perlu membersihkan debu dan sarang laba-laba yang sudah menjadi penghuni blog ini selama lebih dari 1 tahun? Hahaha. Yap, sudah lama sekali saya tidak memposting tulisan (tugas) terbaru, sebab blog ini memang tercipta secara tidak sengaja dan hanya di tujukan untuk tugas yang diwajibkan untuk di posting. Well, menyedihkan memang mengingat berbagi merupakan hal yang sangat baik untuk dilakukan. Insyaallah saya akan lebih sering merawat blog ini dan menuliskan tema lain selain berbagi tugas.
……
Akhlak
Berbicara mengenai akhlak saya teringat visi sekolah SMP saya waktu dulu, Akhlak Mulia Prestasi Utama. Tulisan itu terpampang di dinding depan sekolah dengan besarnya. Dalam hati saya berpikir mengapa harus akhlak yang diutamakan? Mengapa bukan sikap, perilaku, karakter dan lainnya.
Mengapa akhlak yang utama? Dalam islam Rasulullah SAW di utus di muka bumi ini dengan tujuan memperbaiki akhlak manusia. Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad berikut:

اِنَّـمَا بُعِـثْتُ لأُِتَـمِّمَ مَــكَارِمَ الأَخْــلاَقِ
“Bahwasannya aku diutus (Allah) untuk menyempurnakan keluhuran budi pekerti.” (H.R. Ahmad)
Kemudian, apakah akhlak itu?
Jika kita lihat arti dari hadist di atas maka Akhlak adalah budi pekerti atau kelakuan. Begitulah makna Akhlak di Kamus Besar Bahasa Indonesia. kata budi ialah yang ada pada manusia yang berhubungan dengan kesadaran, yang didorong oleh pemikiran, rasio yang disebut dengan nama karakter. Sedangkan pekerti ialah apa yang terlihat pada manusia, karena didorong oleh perasaan hati, yang disebut behavior
Menurut Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya’ ‘Ulum al-Din, “akhlak/khuluk ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan pemikiran
Artinya akhlak yang dimaksud AL-Ghazali adalah sifat atau watak yang sudah tertanam dalam hati dan mejadi suatu kebiasaan sehingga tidak memerlukan pemikiran kembali.
Ibrahim anisDalam kitabnya Mu’jam al-Wasit, Ibrahim Anis mengatakan bahwa akhlak adalah, “Sifat yang tertanam dalam jiwa, yang dengannya lahirlah macam-macam per-buatan, baik atau buruk, tanpa membutuhkan pemikiran dan pertimbangan”

Menurut Hamka akhlak mulia adalah perwujudan dari sikap mental seorang abdillah yang tunduk dan patuh pada kehendak Khaliq, pasrah dan taat menerapkan aturan (syari’at) yang telah di tetapkan Khaliq. Yang artinya akhlak juga merupakan penghubung antara Makhluk (ciptaan Allah) dan Khaliq (Allah maha pencipta)

Etika
ethics kb. etika, tata susila.
susila 1 decent, well behaved. 2 decency, morality.
moral kb. moral, akhlak. -morals j. akhlak. -ks. moril. -morally kk. secara moril, dari segi kesusilaan.

Etika berasal dari bahasa Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik. Etika dalam KBBI berarti apa yang baik dan buruk, nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan nilai mengenai benar dan salah yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.
Menurut Maryani & Ludigdo (2001) “Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi.

Karakter
character kb. 1 watak, karakter, sifat. 2 peran. 3 huruf.

Jika membicarakan tentang karakter maka kita juga akan berbicara mengenai tingkah laku manusia. Sedangkan tingkah laku manusia itu sendiri selalu berkaitan dengan etika. Menurut Horby dan Parnwell, karakter artinya kualitas mental atau moral, kekuatan moral, nama atau reputasi. Sedangkan menurut KBBI adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak.
Menurut Hamka, karakter adalah kualitas atau kekuatan mental dan moral, akhlak atau budi pekerti individu yang merupakan kepribadian khusus yang membedakan dengan individu lain.
Karakter identik dengan kepribadian. Kepribadian itu sendiri merupakan ciri atau karakteristik atau sifat khas yang ada dalam manusia dari bentukan yang diterima dari lingkungan seperti keluarga dan bawaan sejak lahir. Karakter menjadi bagian terdalam dari diri manusia yang mempengaruhi tingkah laku, baik sebagai individu ataupun sebagai makhluk sosial.

Hubungan Akhlak, Etika dan Karakter
Sehingga keterkaitan antara akhlak dan etika dapat kita lihat dari perannya yang sama yaitu sama-sama menentukan nilai baik dan buruknya, benar dan slaahnya dari suatu perbuatan yang dilakukan oleh manusia sehingga akan menciptakan masyarakat yang damai, tentram, teratur dan baik. Yang mana akhlak dan etika dipengaruhi oleh karakter setiap individu.
Akan tetapi tolak ukur baik dan buruk etika ada pada akal dan kebiasaan masyarakat sedangkan akhlak bertolak ukur pada nilai agama, yaitu Al-Qur’an
……
Ok, sekian dulu untuk saat ini. Semoga bermanfaat dan berlanjut ke postingan berikutnya. Sangat terbuka untuk masukan dan saran . Terima Kasih ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s